FOCUS?? That’s Easy!!

Fokus menurut KBBI adalah memusatkan pikiran pada satu hal. Ketika kita sedang menghadapi beberapa hal dalam waktu yang sama, kita bisa tidak fokus pada satu hal yang ingin dihadapi, kita masih memikirkan hal lainnya. Fokus memudahkan kita segera menyelesaikan tugas-tugas atau masalah yang sedang kita hadapi. Di sini ada beberapa cara agar kita bisa fokus terhadap satu hal. Namun, cara ini agak membosankan bagi orang yang tidak sebarang atau orang yang cepat bosan. Karena latihan ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan berulang-ulang. Ohiya, latihan ini baiknya dilakukan di tempat yang jauh dari keramaian ya, biar fokusnya berhasil 🙂

Berikut cara-cara agar kita bisa fokus, yuks praktekkan 🙂

Pertama

Siapkan stopwatch untuk menghitung lama waktu, duduklah di kursi dengan posisi nyaman, dan usahakan jangan bergerak, hitunglah seberapa lama kamu mampu bertahan, tak usah dipaksakan untuk waktu pertama, mungkin sekitar 5 menit saja, lalu lakukan latihan ini terus-menerus dengan waktu yang lebih ditingkatkan, apabila kamu bisa duduk lama mencapai waktu lima belas menit berulang kali, maka kamu dianggap sudah berhasil melewati latihan  pertama.

Kedua

Duduklah dengan posisi nyaman, posisikan kepala menengadah (menghadap ke atas) dengan dagu terangkat, dan bahu ke belakang. Lalu angkat tangan kanan sejajar dengan bahu, tujukan pkitangan ke sekitar lalu ke jari-jari tangan kanan, dan jagalah posisi tangan, usahakan tidak bergerak dalam satu menit. Lakukan hal ini pada tangan kiri pula. Lakukan berulang-ulang sampai tangan bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama, atau sekitar 5-10 menit.

Ketiga

Siapkan gelas dan air. Masukkan air ke dalam gelas, lalu genggamlah gelas tersebut dan angkat sampai tepat lurus dengan mata. Jangan sampai kita membuat gerakan, apabila kita bergerak, maka air dalam gelas tersebut akan goyang. Maka kita harus berfokus pada tangan kita agar tidak bergerak dan fokus mengamati air apabila goyang berarti kita bergerak.

Keempat

Siapkan meja dan kursi, dan letakkan kursi di atas meja. letakkan tangan Kita di atasnya lalu kepalkan dengan punggung tangan menghadap meja dan ibu jari terlipat di atas jari-jari lain. Sejenak tataplah kepalan tangan, lalu perlahan-lahan buka lipatan ibu jari sambil tetap menjaga perhatian seakan gerakan itu merupakan sesuatu yang amat penting. Kemudian perlahan-lahan bukalah jari telunjuk, lalu jari tengah dan begitu selanjutnya sampai semua jari terbuka dan seterusnya hingga tangan kembali terkepal dalam posisi semula dengan ibu jari terlipat di atas jari-jari lain. Selanjutnya latihlah tangan kiri. Lakukan secara bergantian sampai bisa diulangi lima kali untuk masing-masing tangan. Selama beberapa hari berselang tingkatkan menjadi sepuluh kali.

Kelima

Letakkan tangan di atas lutut dengan jari menutup kecuali telunjuk. Lalu gerakkan jari itu perlahan-lahan dari satu sisi ke sisi lain, sambil tetap memperhatikan ujung jari. Kita bisa melakukan variasi gerakan seperti itu. Rencanakan pola latihan yang berbeda. Poin utama yang harus selalu Kita ingat ialah bahwa latihan ini harus sederhana, dan perhatian Kita mesti tertuju sepenuhnya pada bagian tubuh yang bergerak.

Keenam

Saat berjalan, mengendarai kendaraan di pedesaan, atau melewati taman bunga, berkonsentrasilah pada aroma tumbuhan dan tanaman. Lihatlah berapa banyak yang bisa dikenali. Lalu pilih salah satu dan cobalah untuk hanya merasakan aromanya. Ini akan memperkuat indra penciuman. Ketika ketajaman indra penciuman meningkat, Kita tak hanya menutup semua pikiran lain di luar aroma tersebut, tetapi juga menutup aroma-aroma lain yang tersimpan dalam pikiran Kita yang saat itu tengah berkonsentrasi.

Ketujuh

Berbaringlah dan kendurkan otot secara menyeluruh. Berkonsentrasilah pada detak jantung, dan jangan memperhatikan hal lain. Pikirkan bagaimana organ ini memompa darah pada tiap bagian tubuh; bayangkan darah meninggalkan gudang penyimpanan dan berjalan dalam satu aliran menuju kaki. Bayangkan aliran darah lainnya turun ke tangan hingga ke ujung-ujung jari. Dengan sedikit latihan, Kita bisa benar-benar merasakan  darah mengalir melalui sistem tubuh. Contohnya, jika mata terasa lelah, bayangkan aliran darah datang dari jantung, melewati kepala, hingga mencapai mata

Kedelapan

Letakkan segelas air putih pada meja di kamar tidur, dan duduklah di samping meja tersebut. Amati dan pikirkan betapa tenang air di gelas itu. Kemudian bayangkan diri Kita masuk ke dalam kondisi tenang semacam itu. Dalam waktu singkat saraf akan menjadi tenang.

Kesembilan

Apabila Anda terbiasa marah atau gugup karena hal-hal remeh, periksalah diri ketika mulai merasa seperti itu; mulailah bernapas dengan pelan dan katakan, “Aku tidak akan selemah itu. Aku penguasa diriku sendiri,”

Kesepuluh

Apabila anda termasuk orang yang mudah marah hanya karena sedikit hasutan dan tidak pernah berusaha mengusai diri, berarti Anda harus memikirkan hal ini untuk sejenak. “Apakah kemarahan itu menguntungkan? Apakah Anda mendapatkan sesuatu lantaran marah? Bukankah sikap itu menjauhkan Anda dari keseimbangan jiwa selama beberapa saat? Tahukah Anda bahwa sikap ini berkembang dalam diri dan akhirnya akan membuat Anda dipandang rendah oleh orang-orang yang berhubungan dengan Anda?” Setiap orang berbuat salah, alih-alih memarahi mereka atas kesalahan itu, katakanlah. “Lain kali, berhati-hatilah.” Sikap semacam itu akan menimbulkan kesan, sehingga mereka pun menjadi lebih berhati-hati. Cobalah untuk mulai mengatur diri dengan mengulang penegasan berikut ini setiap pagi:

“Mulai hari ini aku akan berusaha untuk tidak memunculkan bahasa tubuh yang tidak berguna, mencemaskan hal-hal sepele, atau menjadi gugup dan lekas marah. Aku akan bersikap tenang dan mengendalikan diri sendiri, tak peduli dalam kondisi apa pun. Mulai saat ini kuputuskan untuk terbebas dari semua gejala sifat yang menunjukkan hilangnya kendali diri.”

Lalu di malam hari, tinjaulah aktivitas yang telah anda lakukan, seberapa besar Anda menyadari tujuan. Apakah yang Anda lakukan telah mencapai tujuan yang diinginkan. Lakukanlah latihan ini sampai control diri Anda dapat tercapai.

Kesebelas

Duduklah di kursi bersandaran tinggi dalam posisi tegak. Tutup hidung kanan dengan satu jari. Tarik napas panjang dan dalam sampai hitungan sepuluh, kemudian embuskan melalui hidung kanan saat hitungan kesepuluh. Ulangi latihan ini dengan hidung sebelah kiri. Ini harus dilakukan paling tidak 20 kali setiap Anda duduk.

Keduabelas

Posisikan tubuh duduk dengan rileks, lalu pejamkan mata. Mulailah berhitung 1 sampai 200. Setiap angka disebutkan ketika Anda menghembuskan napas. Itulah jarak setiap angka.

Ketigabelas

Posisikan tubuh duduk dengan rileks, lalu pejamkan mata. Mulailah berhitung 1 sampai 50. Setiap angka disebutkan setelah anda menghembuskan nafas. Itulah jarak setiap angka.

Keempatbelas

Posisikan tubuh duduk dengan rileks, lalu pejamkan mata. Mulailah berhitung 1 sampai 21 dengan selisih 2 angka disetiap angka yang disebutkan (1-3-5-7-9-11-13-15-17-19-21) atau yang disebut juga angka ganjil. Lalu ketika sudah sampai angka 21, hitung dengan urutan terbalik (21-19-17-15-13-11-9-7-5-3-1).
sumber belajar:

http://harimauapi.blogspot.co.id/2010/10/normal-0-false-false-false-in-x-none-x.html

http://www.gelombangotak.com/Konsentrasi_fokus_belajar_tugas.htm

http://www.jamboghkita.com/2012/09/cara-mudah-latihan-konsentrasi.html

0 thoughts on “FOCUS?? That’s Easy!!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 7 = 3